Kolaborasi dengan APTIKOM Jatim, FTEIC Bantu Perguruan Tinggi Menuju Unggul
Rabu,18 Februari 2026 - 20:55:53 WIBDibaca: 36 kali
Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya berkolaborasi dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (APTIKOM) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Workshop bertajuk Best Practice Keselarasan Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan Instrumen Akreditasi LAM INFOKOM 2.1. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi perguruan tinggi untuk memperkuat pemahaman dan implementasi penjaminan mutu yang selaras dengan standar akreditasi terkini.
Workshop dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026 di Ruang Auditorium Gedung R. Ing Soekonjono lantai enam. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 80 perwakilan dari perguruan tinggi negeri dan swasta yang tergabung dalam APTIKOM Provinsi Jawa Timur. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang pengelola mutu dan pimpinan fakultas maupun program studi bidang informatika dan ilmu komputer.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Wakil Dekan FTEIC Untag Surabaya, Yusrida Muflihah, S.Kom., M.Kom. Dalam sambutannya, Yusrida menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan membuka wawasan perguruan tinggi mengenai pengelolaan SPMI di berbagai tingkatan agar selaras dengan Instrumen Akreditasi LAM INFOKOM 2.1. “Perguruan tinggi tidak boleh berpuas diri dan harus terus meningkatkan kualitas. Melalui kegiatan ini, kami ingin saling berbagi praktik baik dan mendukung perguruan tinggi lain agar dapat berkembang bersama,” ujarnya.
Wakil Rektor I Untag Surabaya, Dr. Rr. Amanda Pasca Rini, M.Si., Psikolog, turut memberikan sambutan. Dr. Amanda menegaskan bahwa SPMI dan akreditasi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. “Keselarasan antara SPMI dan akreditasi menjadi kunci bagi perguruan tinggi yang ingin mencapai unggul. Dengan SPMI yang tertata baik, perguruan tinggi dapat mewujudkan tata kelola yang baik dan mempertahankan akreditasi unggul,” jelasnya.
Ketua APTIKOM Jawa Timur, Yoyon Arie Budi Suprio, S.ST., M.Kom., menyampaikan apresiasi kepada Untag Surabaya yang telah bersedia menjadi tuan rumah. Yoyom berharap workshop ini dapat memberikan pemahaman dalam penyusunan dan implementasi SPMI. “Kegiatan ini diharapkan mampu membantu perguruan tinggi menyusun SPMI yang tepat dan aplikatif sehingga dapat mendukung pencapaian akreditasi Unggul,” ungkapnya.
Workshop menghadirkan dua narasumber utama. Narasumber pertama, Prof. Dr. Ir. Novirina Hendrasarie, M.T., Dekan Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jawa Timur, memaparkan konsep dasar SPMI. “SPMI merupakan rangkaian proses sistemik yang dirancang untuk menjamin mutu pendidikan tinggi agar berjalan sesuai standar, berkelanjutan, dan dikelola secara mandiri oleh perguruan tinggi,” paparnya.
Prof. Novirina turut menjelaskan tujuan utama SPMI. “SPMI berguna untuk menjamin mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi, serta mendukung pencapaian akreditasi dan kebijakan eksternal lainnya,” katanya.
Paparan berikutnya disampaikan oleh Dr. I Gede Susparma, M.D., yang membahas monitoring dan evaluasi melalui Audit Mutu Internal. “Audit mutu internal idealnya dilaksanakan minimal satu kali dalam satu tahun untuk menilai ketercapaian standar dan merumuskan rekomendasi perbaikan,” jelasnya.
Melalui workshop ini, Untag Surabaya menegaskan komitmennya sebagai Kampus Merah Putih dalam mendukung penguatan budaya mutu di perguruan tinggi. Kolaborasi dengan APTIKOM Jawa Timur menjadi wujud nyata peran Untag Surabaya dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi.
Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya || Sistem Untag Surabaya|| Sistekin Untag Surabaya