Diakui Diktisaintek, Untag Surabaya Konsisten Kembangkan Program Pembelajaran Internasional

Rabu,18 Februari 2026 - 20:52:40 WIB
Dibaca: 96 kali

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memperoleh sertifikat sebagai Perguruan Tinggi Partisipan dalam Penyampaian Data Capaian Kinerja Program Pembelajaran Internasional (Bergelar) dalam rangka Anugerah Diktisaintek Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Ditjen Diktisaintek), dan diterima Untag Surabaya pada 30 Desember 2025.

Capaian tersebut menegaskan konsistensi Untag Surabaya dalam mengembangkan program pembelajaran berstandar internasional sebagai bagian dari strategi internasionalisasi pendidikan tinggi. Dalam sesi pemaparan daring, Ketua Badan Pengembangan Akademik Untag Surabaya, Prof. Dr. Fajar Astuti Hermawati, S.Kom., M.Kom., memaparkan berbagai capaian kinerja program pembelajaran internasional bergelar yang telah dijalankan.

Prof. Fajar menegaskan bahwa internasionalisasi pendidikan menjadi langkah strategis yang terus diperkuat oleh Untag Surabaya. “Sesuai dengan Rencana Strategis Untag Surabaya 2025–2029 menuju World Class University, peningkatan capaian program pembelajaran internasional menjadi komitmen kami. Program ini merupakan kebutuhan strategis agar perguruan tinggi mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan global,” ujar Prof. Fajar.

Lebih lanjut, Prof. Fajar mengungkapkan sejumlah tantangan dalam penyelenggaraan program pembelajaran internasional bergelar, khususnya dalam membangun kerja sama dengan mitra luar negeri. “Tidak semua universitas maupun mitra kerja sama memiliki visi dan standar yang sejalan. Namun, ketika berhasil menambah mitra baru, jejaring internasional Untag Surabaya justru semakin luas karena mitra tersebut dapat mengenalkan Untag Surabaya kepada institusi lain di tingkat global,” jelasnya.

Selain program pembelajaran internasional bergelar, Untag Surabaya juga mengembangkan berbagai program internasional non-bergelar. Program tersebut meliputi pertukaran pelajar, magang internasional, kuliah tamu internasional, serta berbagai kegiatan akademik lintas negara yang bertujuan memperkaya wawasan global mahasiswa dan dosen.

Sepanjang tahun 2025, Untag Surabaya mencatat capaian signifikan dalam pelaksanaan program pembelajaran internasional. Program Studi Sastra Jepang berhasil memberangkatkan puluhan mahasiswa untuk mengikuti program magang di Jepang. Selain itu, lima mahasiswa asing dari Malaysia, Jepang, dan Thailand mengikuti program pertukaran pelajar di Untag Surabaya, serta tiga mahasiswa asal Thailand tercatat mengikuti program magang internasional.

Menutup pemaparan, Prof. Fajar menyampaikan harapan terhadap pengembangan program pembelajaran internasional Untag Surabaya ke depan. “Kami berharap dapat meningkatkan jumlah program studi yang tersertifikasi AUN-QA, memperluas program pembelajaran internasional bergelar, khususnya program double degree, serta pada tahun 2030 Untag Surabaya dapat masuk dalam pemeringkatan QS World University,” ungkap Prof. Fajar.

Melalui capaian ini, Untag Surabaya menegaskan komitmennya sebagai Kampus Merah Putih yang adaptif terhadap perkembangan global. Dengan memperkuat internasionalisasi pendidikan, riset, dan kolaborasi internasional, Untag Surabaya terus berupaya mencetak lulusan berdaya saing global yang tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan.

 

 


Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya || Sistem Untag Surabaya|| Sistekin Untag Surabaya